tengah malam, masih terjaga
memikirkan esok, yang tiada terbaca
banyak saya melihat manusia manusia muda itu penuh semangat membangun masa depan. bekerja untuk suatu instansi atau pun perusahaan besar. mereka di jalan yang benar, bagi kebanyakan pemikiran orang.
saya punya pemikiran lain, pemikiran pemalas. mungkin tidak banyak yang pemikirannya seperti saya, karena bagi kebanyakan orang ini adalah pemikiran yang salah. dan memang belum ada yang membenarkan.
saya tidak bekerja untuk siapa siapa selain kepada mimpi mimpi bodoh saya. mimpi yang menari nari di atas secarik kertas dan pensil pinjaman. mimpi mimpi yang saya imani bisa membawa kepada masa depan yang sama seperti milik manusia manusia muda lain. mimpi mimpi yang menurut beberapa orang adalah sebuah pelarian dari keharusan atau jalan yang benar.
salahkah saya menjalani apa yang saya pelajari dari kecil yaitu menggapai sebuah mimpi, mimpi yang ditaruh setinggi langit. tetapi dengan jalan yang berbeda, jalan yang lebih mudah dan menyenangkan. terdengar bodohkah? saya memang bodoh.
yang saya pikirkan malam ini adalah saya tidak akan mati karena tidak mendapatkan pekerjaan di perusahaan perusahaan besar atau apa lah yang katanya bisa menjamin masa depan agar lebih baik.
bagi saya,
memilih mimpi adalah hal yang membahagiakan
mengejar mimpi adalah keringat termanis
dan menggapai mimpi itu adalah senyuman terindah
2 comments:
jadi menurut lo mimpi harus digantung di langit? klo kata gw sih digantung di tempat yg bisa lo gapai aja gan :D
hahaha bisa donk... klo terlalu mudah digapai bukan mimpi namanya.
Post a Comment